• Pilih Bahasa :
  • indonesian
  • english

Seminar dan Lokakarya Implementasi Visi Misi Prodi pada Kurikulum Berbasis KKNI

  • Terakhir diperbaharui : Jumat, 14 Juni 2019
  • Penulis : RIYANA PUTRI NURKHALISA
  • Hits : 134

seminar_kkni_1.png

FISIP UPNVJ - Perguruan Tinggi merupakan lembaga yang diharpkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Sehubungan dengan hal tersebut, maka kurikulum menjadi penting untuk terus dikembangkan sesuai tuntutan dan perkembangan zaman. UPN “Veteran” Jakarta selaku salah satu PTN baru turut berusaha menyesuaikan diri sesuai Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.

Menurut pasal 1 dalam Perpu tersebut diatas, KKNI adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, meyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompeteni kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor. Dengan adanya KKNI dalam kurikulum di perguruan tinggi, maka akan sangat membantu perguruan tinggi untuk memperjelas profil dan target lulusannya.

seminar_KKNI_3.png

Melihat pentingnya KKNI bagi masa depan perguruan tinggi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN “Veteran” Jakarta menggelar acara “Seminar dan Lokakarya Implementasi Visi Misi Prodi pada Kurikulum berbasis KKNI” pada hari Kamis, (13/6) di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika UPNVJ. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Wakil Rektor bidang Akademik, Dr. Anter Venus yang memberikan sambutan. “Acara ini bertujuan untuk memberikan pencerahan terkait kurikulum bagi semua pengelola.” ujar Venus. Venus juga menyampaikan bahwa aspek relevansi menjadi penting dengan membandingkan kurikulum di negara maju dan juga melihat kebutuhan pasar.

seminar_KKNI_2.png

Disamping itu, menurut Megawati Santoso selaku dosen ITB yang juga tergabung dalam Tim KKNI mengemukakan, “Pola belajar saat ini sangat berbeda dengan kita dulu. Anda harus komperehensif, tidak boleh menguntungkan satu golongan saja” begitu pesan Mega kepada para peserta yang akan melakukan penyusunan kurikulum. Mega mengingatkan bahwa perguruan tinggi harus membuka pintu selebar-lebarnya kapanpun calon mahasiswa siap untuk masuk (daftar).

seminar_KKNI_5.png

Selain Mega, hadir pula Dr. Wawan Budi Darmawan selaku Dosen UNPAD yang menyampaikan bahwa penyusunan kurikulum merupakan cerminan dari kebutuhan Program Studi untuk menyajikan pembelajaran yang menunjang lulusan yang bermutu. “Tidak ada model yang secara pasti lebih baik dari model yang lain, sesuai kebutuhan, sumber daya, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan iptek dan perubahan menjadi pertimbangan dalam menyusun struktur dan model kurikulum yang sesuai pada setiap program studi.” papar Wawan.

seminar_KKNI_4.png

Informasi

Newsletter

Daftar sekarang untuk menerima berita terkini, lowongan kerja, dan informasi lainnya.

Follow Us On

f