• Pilih Bahasa :
  • indonesian
  • english

“PEMBERDAYAAN KOMUNIKASI DAN INFORMASI POLITIK DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BELA NEGARA”

  • Terakhir diperbaharui : Senin, 16 Pebruari 2015
  • Penulis : Ana Kuswanti
  • Hits : 1138

KEGIATAN SEMINAR DIES NATALIES UPN "VETERAN" JAKARTA

Moderator             : Dr. FREDY B.L. TOBING

Memperkenalkan  Pak Drs. FREDDY TULUNG, MA.

Pembicara              : Drs. FREDDY TULUNG, MA.

  • Bagaimana strategisnya komunikasi di era demokrasi
  • Komunikasi menjadi alat perjuangan
  • Komunikasi diawali 20 Mei Hari kabangkitan nasional melalui Budi Utomo
  • Lahirnya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928
  • Masihkah Komunikasi menjadi suatu alat persatuan suatu bangsa
  • Tantangan Indonesia menghadapi globalisasi
  • Globalisasi ditandai dengan satu kata kunci “Pasar Tunggal”
  • ASEAN COMMUNITY Tahun 2015; bukan hanya urusan barang, Persoalannya Barang dan profesi di Indonesia apakah sama kompetitifnya dengan yang ada di dunia.
  • Siapkah mahasiswa Indonesia siap menghadapi persaingan ASEAN COMMUNITY
  • Ijazah bukan satu-satunya criteria, tetapi kompetensi dan sertifikasi profesi yang akan menjadi pendukungnya.
  • Tiga tantangan besar sebagai Negara :1. Globalisasi “Pasar Tunggal”, 2. Demokratisasi; Merdeka, berdaulat dan modern, Sampai seberapa jauh partisipasi publik yang bisa membantu berlangsungnya demokrasi., 3.Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi; Indonesia menghadapi masalah penetrasi.
  • Persoalan TIK dan Integrasi bangsa; aspek negatif kemajuan pesat TIK; Ancaman disintegrasi bangsa.
  • Akar kebangsaan menjadi fondasi dalam menghadapi tantangan perubahan; sehingga jati diri bangsa harus teguh menghadapi tantangan perubahan.
  • Pelaksanaan demokrasi, sudah dinilai baik akan partisipasi terhadap politiknya.
  • Pelaksanaan kebebasan sipil, sudah dinilai baik, artinya konteks kebebasan sipil, Indonesia dinilai relatif baik.
  • Komunikasi yang serba cepat; masyarakat Indonesia memasuki “Independent information sonsumption”; komunikasi menjadi customized serta mengaburkan urusan privat dan publik; kecepatan (speed) dalam komunikasi menjadi bagian penting di masyarakat yang “overloaded information”; masyarakat tak peduli terhadap akurasi dan kredibilitas sumber berita-kecepatan (speed) diatas segalanya.
  • Prinsip dalam komunikasi dalam kecepatan (speed); Jurnalistik; akurasi; dapat dipertanggungjawabkan.
  • Implikasi Revolusi Teknologi Informasi; Banyak kejadian yang sudah cepat diketahui oleh dunia, tidak ada lagi kendala dimensi ruang dan waktu.
  • Ruang publik semakin demokratis; Perkembangan Teknologi Komunikasi memperluas wilayah privat dan memperluas ruang publik.
  • Akses publik terhadap informasi maningkat dan pola komunikasi semakin dinamis; Pengguna seluler 112%; Penentrasi smartphone 14%; Televisi 95%; internet 47%; majalah 13%.
  • Penggunaan internet di Indonesia; 107 s/d 110 juta pengguna internet.
  • Pengguna internet menurut kelompok umur; dibawah usia 14-24, 25-34, 35-44 tahun.
  • Bagaimana perilaku komunikasi internet : 95% memiliki akun di media sosial; Cara warga berkomunikasi di media sosial belum sepenuhnya disikapi dengan perilaku yang santun dalam sebuah Negara; informasi yang beredar masih banyak yang negatif.
  • Pencarian di website; pencarian gambar yang tidak layak.
  • Pemicu konflik di Indonesia; media sosial dipakai sebagai alat provokasi yang sangat mudah (sms dan facebook).
  • Secara ekonomi internet atau alat informasi komunikasi sangat mendukung signifikan pertumbuhan ekonomi.
  • Indec Development Index (IDI) VS Human Development Index (HDI), income-nya bertambah tetapi tidak menambah kesejahteraan karena konsumsinya meningkat.
  • Peran UPN “Veteran” dalam pembentukan karakter bangsa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat : Pendidikan, pengetahuan, pemberdayaan, NKRI.
  • 4 (empat) prinsip komunikasi untuk memperkokoh ketahanan NKRI : Mutual interactive atau Saling kenal, mutual understanding atau saling paham, mutual respect atau  saling hormat, mutual Benefit atau saling untung.
  •  Peranan orang tua sangat diperlukan karena :
  • Peran orang tua terhadap penggunaan media sosial oleh anak:
  • Masih adanya perbedaan penggunaan media sosial berdasarkan demografi,
  • Edukasi tidak hanya milik perguruan tinggi atau sekolah, edukasi saat ini masuk pada peranan media, karena masyarakat banyak terpengaruh oleh keberadaan informasi yang disajikan oleh media, Fungsi media : memberikan informasi/berita, control social, entertainmen, edukasi,
  • Media seharusnya memberi peranan yang sangat signifikan memberikan education terhadap masyarakat.

Kesimpulannya :

 

Media sosial adalah perangkat, dimana pemerintah menyepakati pemerintah tidak memiliki kewenangan, tetapi pemerintah berwenang jika sudah ada pengaduan. Lebih banyak yang terjadi melanggar nilai-nilai dan norma, seharusnya ada media literasi. Sehingga masyarakat tahu apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak diperbolehkan dilakukan dalam pemakaian media sosial.

Bahwa persoalan TIK seperti dua sisi mata uang, satu sisi hal yang positif dan satu sisi yang lain merupakan hal yang negatif dan perlunya menjaga kuat cita-cita bangsa dan keutuhan NKRI.

Bidang media bisa berperan sebagai news gedjet dan bagaimana media bisa berperan sebagai media produk, dan Dalam rangka bela Negara, bagaimana penggunaan media literasi dalam penggunaan media sosial secara tepat, serta tetap menjaga nilai-nilai, norma dan budaya bangsa .

Informasi

Newsletter

Daftar sekarang untuk menerima berita terkini, lowongan kerja, dan informasi lainnya.

Follow Us On

f