• Pilih Bahasa :
  • indonesian
  • english

The 2nd Jakarta International Confrence on Social Science and Humanities (JICoSSH) 2019

  • Terakhir diperbaharui : Selasa, 12 November 2019
  • Penulis : RIYANA PUTRI NURKHALISA
  • Hits : 105
seminar_jicossh_5.JPG

FISIP UPNVJ - Saat ini, globalisasi tidak hanya mampu menghubungkan manusia yang terpisah jarak dan waktu. Lebih dalam, globalisasi ternyata juga berimbas bagi identitas yang dimiliki manusia. Di satu sisi globalisasi memberikan fakta historis tentang diri manusia sehingga menyadari tentang siapa dirinya yang berbeda dengan orang lain. Sementara di sisi lain globalisasi dijadikan kendaraan bagi kelompok tertentu untuk menyebarkan nilai-nilai, pemikiran maupun praktik budaya tertentu yang menjadi bagian integral dari identitas yang dimilikinya. Semakin menguatnya kesadaran tentang siapa dirinya ditambah dengan adanya penetrasi budaya asing membuat interaksi identitas semakin meningkat. Hal ini dapat menciptakan dua hal, yakni kerjasama atau konflik antar identitas.

Tentu saja kerjasama merupakan output yang harus dituju. Untuk mencari bentuk dan solusi untuk mengatasi friksi identitas, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) mengangkat tema “Intersection of Local and Global Identity as World Citizen” dalam kegiatan The 2nd Jakarta International Conference on Social Science and Humanities (JICoSSH) 2019.

seminar_jicossh_6.JPG
seminar_jicossh_1.JPG

Kegiatan ini berlangsung pada 11 November 2019 di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika UPN “Veteran” Jakarta. Hadir sebagai pembicara utama yaitu: Prof. Akihisa Matsuno (Osaka University), Prof. Dr. Dato’ Seri Mohamad Mustafa bin Ishak (Universiti Utara Malaysia), Philippe Grange, Ph.D (Institute Francais d’Indonesie), Tsehaye Gebrekidan Mekonnen (Embassy of Federal Democratic Republic of Ethiopia), dan Sri Lestari Wahyoeningrum, Ph.D (UPN “Veteran” Jakarta).

Selain itu, pada konferensi ini juga mengadakan Call for Paper dimana panitia menerima 127 abstrak. Dari jumlah tersebut panitia menerima 73 paper yang didiskusikan oleh 84 peserta ke dalam 6 kelompok diskusi paralel, yaitu: Studi Keamanan; Hubungan Internasional; Komunikasi, Multikulturalisme, dan Dialog Interkultural; Politik Identitas; Pembangunan Berkelanjutan dan Manajemen Bencana, dan New Media.

Semua paper yang diterima oleh panitia nantinya akan didistribusikan ke dalam beberapa pilihan luaran, yaitu: jurnal internasional terindeks Scopus, jurnal nasional terindeks SINTA, dan book chapter yang diterbitkan oleh UPN “Veteran” Jakarta.

Dalam kesempatan ini kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kami juga meminta maaf kepada para pembicara, para peserta, maupun para undangan jika ada satu dan lain hal yang dianggap kurang menyenangkan. Semoga penyelenggaraan JICoSSH tahun ini dapat membawa manfaat kepada semua pihak sekaligus mampu menghasilkan pemikiran alternatif dalam mengatasi potensi konflik yang disebabkan oleh identitas yang saling berinteraksi di era global. (Rizky HIkmawan)

seminar_jicossh_2.JPG
seminar_jicossh_3.JPG
Informasi

Newsletter

Daftar sekarang untuk menerima berita terkini, lowongan kerja, dan informasi lainnya.

Follow Us On

f