• Pilih Bahasa :
  • indonesian
  • english

Jelang UAS, Mahasiswa Antusias Ikuti Pameran Fotografi Periklanan

  • Terakhir diperbaharui : Jumat, 11 Mei 2018
  • Penulis : Hendrik Okta Ardhani, S,Kom
  • Hits : 277

poster_copy_2.jpg         

Jakarta – Pameran Karya Tugas Akhir Fotografi Periklanan yang digelar di lobi Auditorium FISIP UPN "Veteran" Jakarta, Jumat 11 Mei 2018 diikuti oleh sekitar 70-an mahasiswa. Secara berkelompok, masing-masing peserta  memajang hasil karyanya sebelum Ujian Akhir Semester (UAS) digelar dua pekan mendatang.

“Ini adalah bentuk apresiasi serta luaran hasil karya mahasiswa setelah mengikuti kelas fotografi periklanan. Di pameran ini hasil karya mereka bisa ditonton oleh mahasiswa dari jurusan lain. Juga menumbuhkan semangat untuk saling mengapresiasi karya-karya mereka,” kata Firdaus Noor, dosen Fotografi Periklanan, Jumat sore, 11 Mei 2018.

Karya yang dipamerkan antara lain iklan display dan ILM (Iklan layanan masyarakat). Pada iklan display, kebanyakan menampilkan iklan produk, sedangkan pada ILM, lebih banyak menampilkan kampanye tentang lingkungan dan  anti rokok.

Kedua jenis iklan ini menonjolkan hasil fotografi dari jepretan para mahasiswa yang sebelumnya sudah mengikuti kelas Fotografi Periklanan.  

Selama pameran, mahasiswa terlihat antusias melihat hasil karyanya dan karya orang lain. Pameran yang berlangsung mulai pukul 09.00 berakhir pukul 16.00  dikaji secara ilmiah mulai dari aspek teknik, visual, konsep AIDA, hingga anatomi iklan. Mahasiswa banyak terlibat diskusi  tentang karya mereka dengan dosen pengampu, Eni Saeni dan Firdaus Noor.

DSC02581.JPG

Dalam diskusi itu, karya mereka dikritisi kelebihan dan kekurangannya. Saran-saran yang diberikan oleh dosen pengampu, mereka catat untuk memperbaiki karya berikutnya  yang akan diajukan untuk UAS.  Namun, mayoritas, karya mereka cukup menarik, atraktif,  dan ide-idenya   orisinil.

Misalnya pada iklan display “Kopi Ketiga”,  gambarnya  tajam, anatomi iklan  produk ini serasi  dengan background kayu.  Hanya tagline tentang gaya minum kopi versi “Kopi Ketiga” ini menutupi gelas kopi dan terkesan menganggu pandangan mata.  Sehingga, dosen pengampu menyarankan untuk membuat tagline yang sederhana, tapi pesannya sampai kepada konsumen. 

Iklan display unik karya mahasiswa lainnya, adalah iklan sirup dengan brand atau merek “Hilal”. Produknya mirip produk sirup Marjan, hanya mereka mengganti brand produk tersebut dengan nama Hilal. 

Eni Saeni menjelaskan, kaidah yang harus diperhatikan dalam membuat iklan ataupun ILM, yakni harus memperhatikan attention (menarik perhatian), interest (menimbulkan minat), desire (menimbulkan keinginan), action (membuat orang melakukan atau memutuskan untuk membeli atau menggunakan jasa), dan iklan tersebut harus lahir dari ide orisinil atau  ada pembeda dari iklan lain. 

Salah seorang mahasiswa jurusan periklanan, Naomi Yasmine, berpendapat bahwa pameran ini merupakan hal positif untuk dijadikan uji kompetensi bagi mahasiswa periklanan.

“Tentunya saya senang dengan adanya pameran ini, karena ini merupakan sebuah kesempatan untuk mahasiswa periklanan menunjukan hasil karyanya. Saya pun disini dapat melihat hasil karya dari teman-teman periklanan. Jika sebelumnya saya hanya melihat bagaimana konsep serta proses dari pengambilan gambar ini, sekarang saya dapat melihat hasil akhir dari apa yang telah dikerjakan,” jelas mahasiswa tersebut.(*)

Informasi

Newsletter

Daftar sekarang untuk menerima berita terkini, lowongan kerja, dan informasi lainnya.

Follow Us On

f