
FisipUPNVJ – Keberadaan Internet of Things, Artificial Intelligence, Big Data, serta Imersif sudah menjadi bagian baru dalam teknologi dengan membangun techno-sosial untuk menciptakan manusia berintelektual, talenta berkualitas, serta mampu mengikuti perkembangan jaman dan mampu beradaptasi dengan tuntutan pekerjaan di industri serta beradaptasi dengan perkembangn teknologi terbaru. Hal ini yang menjadi misi utama dalam pendirian Laboratorium Sains Informasi oleh program studi Sains Informasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) yang diresmikan pada 12 Februari 2025 pukul 13.00 – 14.30 WIB di Lab. Sains INformasi lantai 4 Gedung Muhammad Yamin FISIP A, UPNVJ. Jakarta, 12/02/2025
Program studi yang sudah berdiri dan beroperasional Sejak 2 tahun lalu kini telah memiliki laboratorium berbasis Techno-Socio untuk pembelajaran praktik teknis ilmu sosial berbasis komputasi serta bermodalkan Internet of Things, Kecerdasan Buatan, Big Data, Pendidikan dengan perangkat teknologi metaverse. Disampaikan oleh Koordinator Program Studi Sains Informasi, Dr. Radita Gora Tayibnapis, MM bahwa Laboratorium Sains Informasi ini merupakan sarana pembelajaran berbasis teknologi yang menyediakan berbagai fasilitas belajar yang khusus untuk mata berbasis proyek atau Project Based Learning dengan mengutamakan pembelajaran secara tim bagi mahasiswa “Alhamdulilah sekarang program studi Sains Informasi sudah memiliki Laboratoriumnya sendiri yang juga terhubung dengan kelahiran baru Laboratorium Multimedia di Gedung A FISIP Lantai 4 ini. Laboratorium diperuntukkan untuk perkuliahan berbasis proyek yang nantinya juga akan melahirkan output dari hasil praktikum,” ujar Gora saat memberikan sambutan.
Gora menambahkan bahwa dari Laboratorium Sains Informasi ini juga akan menjadi pusat kajian dan eksperimen untuk pengelolaan data dan informasi yang bisa dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. Selain itu juga Laboratorium Sains Informasi juga akan menjadi bagian dalam pengembangan model dan platform Pendidikan berbasis metaverse yang dimana pembelajaran ini sangat memungkinkan bagi mahasiswa dan dosen untuk menggunakan karakter avatar serta didukung dengan perangkat keras seperti kacamata Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR) atau gamifikasi “Saat ini Sains Informasi sedang mengembangkan model pembelajaran dengan menggunakan Metaverse yang dimana para mahasiswa nantinya dapat belajar menggunakan materi pelajaran yang dibuat dengan menggunakan meta serta mampu berinteraksi secara imersif dengan perangkat gawai ataupun kacamata Virtual Reality (VR).”
Acara peremian Laboratorium Sains INformasi juga dihadiri oleh Wakil Rektor 1, Dr. Henry Binsar Hamonangan Sitorus. Setiba di Laboratorium Sains Informasi, Henry mencoba mengenal dan menggunakan beberapa perangkat fasilitas pembelajaran. Kemudian saat pembukaan juga memberikan sambutannya sekaligu berfoto dengan menggunakan perangkat VR “Adanya laboratorium Sains INformasi ini akan membuat program studi Sains Informasi semakin maju dan bisa mempermudah mahasiswa untuk beradaptasi dengan teknologi. Tentu ibarat bagi siapa saja yang bisa menguasai teknologi, maka dia yang akan menguasai dunia, dan sains informasi berupaya mencoba untuk menjawab tantangan itu dengan menciptkana sumber daya manusia yang berkualitas,” ujar Henry.
Laboratorium Sains Informasi juga sebagai upaya untuk meningkatkan pembelajaran berbasis project dan mendukung serta menunjang Indaktor Kinerja Utama (IKU) Pendidikan tinggi, sebagai upaya untuk mencapai IKU 5 pada pembelajaran dan pengembangan dosen, serta IKU 7 kualitas Pendidikan terutama pada pembelajaran “Laboratorium Sains Informasi ini berupaya untuk mendukung pembelajran praktik dan juga untuk pencapaian IKU 5 dan IKU 7. Selain itu juga menunjang dalam pembelajaran berbasis project yang bisa dilakukan oleh semua mahasiswa Sains Informasi,” ujar Fitria Ayuningtyas, Wakil Dekan I Bidang Akademik FISIP UPN “Veteran” Jakarta.
Keberadaan laboratorium Sains Informasi merupakan sebuah proses Panjang yang sudah dirintis sejak awal berdirinya Program Studi Sains Informasi. Hal ini disampaikan oleh Anwar Ilmar, Wakil Dekan II FISIP UPN “Veteran” Jakarta. Pengajuan laboratorim Sains Informasi sejak dua tahun lalu melalui proses Panjang yang dilakukan oleh jajaran dekanat beserta Koordinator Program Studi Sains Informasi “Kita sudah mencapai titik dimana lab Sains INformasi ini akhirnya didirikan dan berbagai peralatan sarana prasarana yang ada di lab Sains Informasi ini memang unik dan berbeda dengan sarana prasarana di laboratorium lain. Diharapkan nantinya lab ini bisa memaksimalkan pembelajaran di Prodi Sains Informasi,” ujar Anwar.
Laboratorium Sains INformasi juga memungkinkan bagi Mahasiswa untuk mengembangkan Kelompok Studi Mahasiswa (KSM), seperti halnya dikatakan oleh Musa Maliki, Wakil Dekan III FISIP UPNVJ yang mengatakan bahwa Lab Sains Informasi berpotensi terhadap Pusat Kajian studi bagi mahasiswa dalam bentuk KSM. Tentunya hal ini juga nntinya kedepan akan lebih banyak memunculkan beragam aktivitas dan prestasi mahasiswa “Laboratorium merupakan sarana utama dan penting untuk KSM. Nantinya diharapkan Laboratorium Sains Informasi menjadi wadah pembelajaran aplikatif untuk peningkatan prestasi mahasiswa,” kara Musa.
