FisipUPNVJ – Dosen CPNS Program Studi Sains Informasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, Muhammad Haikal, A.Md., S.I.P., M.A., meraih hibah penelitian dari Dana Indonesiana melalui penelitian berjudul “Warisan Tak Tertulis: Dokumentasi Tradisi Kultural dan Praktik Adat Dompu”. Penelitian ini akan dilaksanakan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, dengan durasi Desember 2025 hingga Oktober 2026. Capaian ini menjadi bagian dari kontribusi akademik dosen FISIP UPNVJ dalam pengembangan riset kebudayaan dan dokumentasi pengetahuan lokal.
Hibah Dana Indonesiana merupakan program pendanaan pemajuan kebudayaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan. Program ini bertujuan mendukung riset, dokumentasi, dan inisiatif kebudayaan yang bernilai strategis bagi pelestarian warisan budaya Indonesia. Pendanaan Dana Indonesiana bersumber dari Dana Abadi Kebudayaan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, sebagai bentuk komitmen negara dalam memastikan keberlanjutan pendanaan kebudayaan secara jangka panjang.
Sebagai bekas wilayah kerajaan yang pernah berjaya di masa lampau, Dompu memiliki jejak historis yang penting dalam dinamika sosial-politik Nusantara, mulai dari periode pramodern, masa kolonial, hingga era kemerdekaan. Selain sejarah politiknya, Dompu juga menyimpan warisan budaya yang khas, seperti tradisi lisan, seni pertunjukan, upacara adat, serta nilai-nilai sosial yang hidup dalam keseharian masyarakat. Namun, di tengah arus modernisasi dan globalisasi, berbagai aspek sejarah dan kebudayaan Dompu mulai terpinggirkan dan berisiko terlupakan. Minimnya dokumentasi akademik dan terbatasnya perhatian publik terhadap Dompu dalam wacana nasional menjadikan upaya pendokumentasian budaya lokal ini semakin mendesak.
Urgensi penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa sejarah dan kebudayaan Dompu belum memperoleh ruang yang memadai dalam kajian akademik maupun diskursus kebangsaan. Padahal, budaya lokal seperti Dompu memiliki peran penting dalam memperkaya pemahaman tentang keberagaman Indonesia dan membangun identitas kolektif yang inklusif serta berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini dirancang sebagai inisiatif ilmiah untuk menggali kembali narasi kultural yang hidup di tengah masyarakat untuk merekam tradisi dan praktik adat yang masih bertahan, sekaligus memahami cara masyarakat Dompu merawat identitasnya di tengah perubahan zaman.
Penelitian ini dilaksanakan melalui kerja sama lintas institusi dan berbasis partisipasi masyarakat. Muhammad Haikal, A.Md., S.I.P., M.A. bertindak sebagai peneliti utama dari UPN “Veteran” Jakarta, didukung oleh Arina Rahmatika, M.Sos. dan Nurul, M.Ag. sebagai asisten peneliti dari STAI Sunan Pandanaran Yogyakarta. Selain itu, Nur Aulia Suwarbah Putri turut terlibat sebagai asisten lapangan yang berasal dari masyarakat lokal Dompu. Keterlibatan peneliti dan warga setempat diharapkan dapat menjembatani pendekatan akademik dengan pengetahuan lokal yang selama ini lebih banyak diwariskan secara lisan.
“Pendekatan partisipatif kami rancang agar penelitian tidak berhenti pada kepentingan akademik semata, tetapi juga memberi ruang bagi masyarakat Dompu untuk terlibat langsung dalam pendokumentasian pengetahuan budaya mereka sendiri,” ujar Haikal.
Melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan tokoh adat dan masyarakat, penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan dokumentasi kebudayaan yang kontekstual dan berkelanjutan. Hasil penelitian tidak hanya ditujukan untuk kepentingan akademik, tetapi juga sebagai arsip pengetahuan budaya yang dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat Dompu sendiri. Dengan capaian hibah ini, FISIP UPN “Veteran” Jakarta menegaskan komitmennya dalam mendorong riset kebudayaan yang berorientasi pada pelestarian warisan lokal dan penguatan identitas kebangsaan. Upaya ini sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya Indonesia di tengah dinamika global.
