FisipUPNVJ – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPN Veteran Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Calon Lulusan Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa pagi, bertempat di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa calon lulusan dari seluruh program studi di lingkungan FISIP.
Rangkaian acara diawali dengan Sidang Senat Fakultas yang dihadiri oleh seluruh jajaran dekanat FISIP UPNVJ. Sidang senat ini menjadi penanda resmi dimulainya proses pembekalan sekaligus penguatan identitas akademik bagi para calon lulusan sebelum memasuki dunia profesional.
Dalam sambutannya, Dekan FISIP UPNVJ menekankan pentingnya kepercayaan diri bagi mahasiswa yang akan segera menyandang gelar sarjana. Menurutnya, lulusan FISIP harus memiliki keyakinan terhadap kompetensi dan karakter yang telah dibangun selama masa studi sebagai bagian dari salah satu institusi pendidikan tinggi terbaik di Indonesia.
“Percaya diri adalah modal utama. Kalian dibekali ilmu, nilai, dan integritas untuk mampu bersaing dan beradaptasi di dunia kerja yang terus berubah,” tegasnya.
Setelah sidang senat, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembekalan utama yang mengangkat tema “Personal Branding dan Etika Profesional di Era Digital.” Sesi ini menghadirkan Arfiana Maulina sebagai narasumber, dengan Rut Rismanta Silalahi, dosen Ilmu Komunikasi FISIP UPNVJ, sebagai pemandu sekaligus moderator acara.
Dalam pemaparannya, Arfiana Maulina menjelaskan bahwa personal branding merupakan persepsi publik terhadap identitas profesional seseorang yang terbentuk dari reputasi, keahlian, nilai, serta konsistensi perilaku, khususnya di ruang digital. Ia menegaskan bahwa di era rekrutmen berbasis digital, jejak digital menjadi aset penting yang dapat menentukan peluang karier seorang lulusan.
Lebih lanjut, Arfiana juga mengulas berbagai tantangan yang kerap dihadapi fresh graduate, seperti tingginya tingkat persaingan, minimnya diferensiasi, serta belum jelasnya positioning profesional. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk mulai membangun personal branding sejak dini melalui penentuan niche, pengembangan portofolio, berbagi insight secara konsisten, serta pemanfaatan platform digital profesional secara strategis.
Selain itu, aspek etika profesional di era digital turut menjadi perhatian utama dalam sesi pembekalan. Mahasiswa diingatkan bahwa perilaku di media sosial mencerminkan identitas profesional yang bersifat permanen dan dapat berdampak langsung pada reputasi. Kesalahan dalam berkomunikasi digital, seperti menyebarkan hoaks, bersikap toksik, atau tidak menghormati privasi, berpotensi menutup peluang karier di masa depan.
Melalui kegiatan pembekalan ini, FISIP UPNVJ berharap para calon lulusan tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental, profesionalisme, serta kesadaran etis dalam menghadapi dunia kerja dan dunia profesional yang semakin dinamis. (Windhi TS)
