FisipUPNVJ – Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan kuliah tamu International Relations Expert Lecture 2026 pada Kamis, 12 Maret 2026 di Laboratorium Diplomasi FISIP UPN “Veteran” Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 75 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Politik Bisnis Internasional.
Kuliah tamu ini menghadirkan Philipus Parera, seorang jurnalis dan praktisi analisis data yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tempo Data Sains. Dalam kegiatan ini, ia berbagi pengalaman dan perspektif mengenai bagaimana riset dan analisis kebijakan dapat diterjemahkan menjadi policy brief yang efektif bagi para pembuat kebijakan.
Dalam pemaparannya, Philipus Parera menjelaskan bahwa policy brief merupakan titik temu antara dunia penelitian dan dunia kebijakan. Banyak penelitian akademik yang menghasilkan temuan penting mengenai persoalan pembangunan, namun sering kali tidak terbaca atau tidak dipahami oleh pembuat kebijakan karena formatnya yang terlalu teknis. Oleh karena itu, policy brief hadir sebagai dokumen ringkas yang menyajikan masalah kebijakan secara jelas, argumentatif, berbasis data, serta menawarkan rekomendasi yang dapat diimplementasikan oleh pengambil keputusan.
“Policy brief pada dasarnya adalah upaya menjembatani dunia penelitian dengan pembuat kebijakan. Banyak penelitian yang penting, tetapi tidak sampai ke pengambil keputusan karena bahasanya terlalu teknis. Melalui policy brief, analisis tersebut diterjemahkan menjadi rekomendasi yang ringkas, jelas, dan dapat ditindaklanjuti,” ujar Philipus Parera dalam sesi pemaparannya.
Ia juga menekankan bahwa policy brief yang efektif harus memiliki struktur yang jelas, mulai dari judul yang menggambarkan masalah utama, ringkasan eksekutif, pengantar yang menjelaskan konteks kebijakan, analisis temuan berbasis data, hingga rekomendasi kebijakan yang spesifik, operasional, dan dapat diukur. Selain itu, bahasa yang digunakan perlu sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh target audiens, khususnya pembuat kebijakan yang memiliki keterbatasan waktu dalam membaca dokumen analitis.
Dalam konteks mata kuliah Politik Bisnis Internasional, mahasiswa diajak memahami bagaimana praktik bisnis internasional dapat menjadi objek analisis kebijakan. Aktivitas perusahaan multinasional, perdagangan global, dan arus investasi asing sering kali menimbulkan berbagai persoalan kebijakan bagi negara berkembang. Beberapa di antaranya meliputi degradasi lingkungan, eksploitasi tenaga kerja, ketergantungan ekonomi terhadap pasar global, hingga fenomena race to the bottom dalam regulasi ketika negara berlomba menarik investasi asing.
Melalui pendekatan analisis kebijakan, mahasiswa juga diperkenalkan pada kerangka policy triangle yang menekankan pentingnya memahami empat elemen utama dalam kebijakan publik, yaitu konteks, aktor, proses, dan konten kebijakan. Pendekatan ini membantu mahasiswa melihat bagaimana kebijakan terkait bisnis internasional tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi, tetapi juga oleh dinamika politik, kepentingan aktor, serta struktur sistem internasional.
Dosen pengampu mata kuliah Politik Bisnis Internasional, Wiwiek Rukmi Dwi Astuti dan Winda Eka Pahla Ayuningtyas, menjelaskan bahwa kuliah tamu ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemampuan analitis mahasiswa dalam menghubungkan teori politik ekonomi internasional dengan praktik analisis kebijakan yang aplikatif.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep bisnis internasional secara teoritis, tetapi juga belajar bagaimana menerjemahkan isu global tersebut ke dalam analisis kebijakan yang konkret melalui policy brief,” ujar Winda Eka Pahla Ayuningtyas, dosen pengampu mata kuliah Politik Bisnis Internasional.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk mengidentifikasi masalah kebijakan yang muncul dari praktik bisnis internasional di Indonesia, mengumpulkan dan menganalisis data yang relevan, serta merumuskan rekomendasi kebijakan dalam bentuk policy brief yang ditujukan bagi pemerintah maupun pemangku kepentingan terkait.
Kegiatan kuliah tamu ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam menghasilkan analisis kebijakan yang kritis dan berbasis data, sekaligus memahami peran penting kebijakan publik dalam mengatur praktik bisnis internasional agar selaras dengan kepentingan pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Kerabat Kerja
———————————
Penulis: Winda Eka Pahla Ayuningtyas, M.A. | Penyelaras Bahasa: Fitria Hani Aprina, M.I.Kom.
