FisipUPNVJ – Dalam rangka implementasi kerja sama akademik dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), pada Selasa (26/05), dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPN “Veteran” Jakarta, Fitria Hani Aprina, M.I.Kom., hadir sebagai dosen tamu (Visiting Lecturer) di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau (FIKOM UIR). Kuliah umum yang berlangsung secara daring ini mengangkat topik krusial: “Media Relations”.

Kegiatan ini merupakan bentuk realisasi undangan resmi dari FIKOM UIR guna memperkuat sinergi antar-perguruan tinggi sekaligus memperluas cakrawala praktis mahasiswa dalam bidang komunikasi korporat.

Dalam paparannya, Fitria Hani Aprina yang memiliki latar belakang ekstensif di sektor perbankan dan retail (seperti Rabobank International Indonesia, PT BNI Life Insurance, PT BNI, Persero Tbk., dan PT Catur Karda Depo Bangunan) membawa perspektif industri yang segar ke dalam ruang kelas digital. Ia menekankan bahwa lanskap komunikasi korporat telah bergeser secara radikal.

“Era media sosial telah mengubah model broadcasting yang searah menjadi model participation yang multi-arah. Media bukan lagi sekadar saluran komunikasi, melainkan sebuah ekosistem percakapan yang dinamis di mana transparansi menjadi hal yang wajib dipenuhi oleh korporasi,” ujar Hani.

Di hadapan para mahasiswa FIKOM UIR, Hani membedah data terbaru dari Edelman Trust Barometer 2026 yang menunjukkan dinamika menarik: meskipun skor kepercayaan publik (Trust Score) di Indonesia tergolong tinggi, masyarakat dihadapkan pada ancaman insularitas digital dan peningkatan kekhawatiran terhadap misinformasi yang melonjak hingga 15 poin dalam setahun terakhir.

Menghadapi tantangan tersebut, Hani menjelaskan pentingnya ‘Earned Media’ sebagai pencapaian tertinggi dalam publisitas karena memiliki nilai kredibilitas jauh di atas iklan/publisitas berbayar. Selain itu, ia juga mengingatkan para calon praktisi komunikasi mengenai pentingnya manajemen krisis melalui konsep The Golden Hour dan Golden Second.

“Di era viralitas saat ini, perusahaan hanya memiliki waktu kurang dari 60 menit dengan tenggat waktu ideal meluncurkan Holding Statement di 15-30 menit pertama untuk memberikan respons awal demi mencegah narasi liar berkembang di publik. Tidak hanya itu, ancaman internal juga harus dimitigasi, mengingat data menunjukkan 43% karyawan bersedia pindah jika nilai-nilai perusahaan tidak lagi sejalan dengan mereka,” tambahnya.

Kuliah umum daring ini berlangsung interaktif dan ditutup dengan sesi kuis interaktif serta sharing pengalaman praktikal di industri yang dinamis. Melalui kegiatan Visiting Lecturer ini, FISIP UPN “Veteran” Jakarta berkomitmen untuk terus mendorong para dosennya aktif membagikan ilmu dan pengalaman di kancah nasional, sekaligus mempererat hubungan kerja sama strategis dengan Universitas Islam Riau demi kemajuan mutu pendidikan komunikasi di Indonesia.

Selaras dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPN “Veteran” Jakarta yang berkomitmen menghasilkan lulusan di bidang rumpun ilmu sosial yang unggul, berdaya saing internasional, dan berjiwa bela negara. Melalui program studi strategis seperti Ilmu Komunikasi, FISIP UPNVJ terus berinovasi dalam mengintegrasikan teori akademik dengan dinamika industri terkini. (*)

Kerabat Kerja

———————–

Penulis: Gema Pertiwi, S.Pd., M.A. / Penyelaras Bahasa : Dr. Azwar

× Hubungi Kami