FisipUPNVJ – Ditengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, para pelaku UMKM semakin aktif memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk memasarkan produknya. Mulai dari produk kerajinan tangan, fashion lokal hingga makanan olahan (siap saji) yang kini dapat dijangkau oleh konsumen hanya lewat ponsel. Namun dibalik perkembangan tersebut, masih banyak ditemui pelaku usaha yang menghadapi kesulitan dalam pengelolaan keuangan usaha, seperti mencampur keuangan pribadi dan usaha sehingga menyulitkan proses pengembangan bisnis maupun akses pembiayaan, serta perasaan kurang percaya diri dalam memahami istilah dasar usaha dalam bahasa asing (Inggris).

Melihat berbagai tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, Tim Dosen UPN “Veteran” Jakarta menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bertajuk “Penguatan Literasi Keuangan dan Bahasa Inggris Praktis Melalui Pendampingan Pelaporan Keuangan Sederhana bagi UMKM MAPAN Kota Depok” pada hari Jumat, 22 Mei 2026 di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Kegiatan ini diikuti oleh 20 pelaku UMKM yang antusias untuk memperkuat pemahaman dan kemampuan dalam mengembangkan usahanya.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana PKM, Yuni Hariyanti selaku dosen UPNVJ, yang menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas UMKM, khususnya dalam aspek penguatan literasi keuangan dan kemampuan basic business English. Menurutnya, penguatan kompetensi tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan daya saing UMKM di tengah perkembangan ekonomi dan digitalisasi usaha.

Turut memberikan sambutan, Anie Parmini, selaku Sekretaris 2 pada UMKM MAPAN, yang mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pendampingan bagi para pelaku usaha. Ia berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna membantu pelaku usaha memahami pengelolaan usaha secara lebih profesional.

Sementara itu, Eva Christine Puteri selaku Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan Pancoran Mas yang hadir mewakili Camat Pancoran Mas secara resmi membuka kegiatan PKM. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sangat diperlukan dalam mendukung pengembangan kapasitas UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

Pada sesi materi, Ayunita Ajengtiyas Saputri Mashuri sebagai pemateri pertama menyampaikan topik mengenai Tutorial Pembuatan Laporan Keuangan bagi UMKM. Materi difokuskan pada pentingnya pencatatan keuangan usaha dengan sistematis dan teratur serta pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Sehingga pelaku UMKM mampu memahami arus pemasukan, pengeluaran, keuntungan, serta modal usaha secara lebih terstruktur.

“Memisahkan keuangan pribadi dari keuangan usaha adalah langkah penting yang sering kali dianggap sepele oleh pengusaha, padahal hal ini memiliki dampak besar terhadap kelangsungan usaha ”.

Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Yuni Hariyanti mengenai Basic Business English bagi pelaku UMKM. Peserta diberikan pemahaman mengenai kosakata bahasa Inggris sederhana yang sering digunakan dalam aktivitas usaha dan dikenalkan pada istilah dasar usaha seperti price, order, dan stock. Serta, diajak untuk mempraktikkan percakapan sederhana dengan pelanggan dalam konteks jual beli.

Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan interaktif. Para peserta aktif berdiskusi serta semangat untuk mengikuti praktik/simulasi yang diberikan oleh pemateri. Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan usaha yang baik, mulai dari pencatatan keuangan hingga kemampuan penggunaan bahasa Inggris sederhana dalam aktivitas usaha.

Kehadiran program ini menjadi salah satu upaya UPNVJ untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, yaitu melalui pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan usaha.

× Hubungi Kami