FisipUPNVJ – Rektor UPN “Veteran” Jakarta, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., menyampaikan lima arahan strategis kepada sivitas akademika Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dalam Rapat Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 yang diselenggarakan di Auditorium FISIP, Kamis (6/8). Arahan tersebut menjadi penegasan komitmen universitas dalam mendorong transformasi FISIP agar semakin maju, unggul, dan mampu bersaing di tingkat global. Jakarta (06/08)
Dalam sambutannya, Rektor mengapresiasi capaian sejumlah program studi di lingkungan FISIP yang berhasil meraih predikat unggul. Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kita tidak cukup hanya memiliki predikat unggul, tetapi harus benar-benar menjadi unggul. Not only to have, but to be,” ujar Prof. Anter Venus.
Selain mempertahankan capaian akademik, Rektor menekankan pentingnya kesiapan sivitas akademika menghadapi transformasi digital. Ia menyampaikan bahwa UPN “Veteran” Jakarta tengah mengupayakan integrasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) ke dalam proses kerja maupun pengembangan kurikulum. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas tata kelola sekaligus membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan terhadap perkembangan teknologi.
Rektor juga mendorong seluruh dosen untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya melalui berbagai sertifikasi kompetensi. Menurutnya, peningkatan kualitas dosen tidak hanya dilakukan melalui budaya membaca dan belajar sepanjang hayat, tetapi juga melalui kepemilikan sertifikasi yang menjadi pengakuan atas kompetensi profesional.
“Saya ingin pendekatan sertifikasi ini menjadi kultur dan habitus di lingkungan universitas sebagai bagian dari upaya perbaikan mutu di segala aspek,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Anter Venus menegaskan komitmen universitas dalam mendukung berbagai kebutuhan fasilitas yang diperlukan fakultas untuk menunjang pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Ia juga mengungkapkan bahwa kebijakan penelitian tengah disempurnakan, termasuk penerapan mandatory research bagi setiap dosen. Untuk mendukung implementasinya, universitas sedang menghitung skema pendanaan penelitian sebesar Rp3–4 juta per dosen. Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah sekaligus memperkuat posisi UPN “Veteran” Jakarta dalam pemeringkatan SINTA.
Menutup arahannya, Rektor menegaskan bahwa UPN “Veteran” Jakarta saat ini tengah menjalankan transformasi secara menyeluruh, baik dari sisi budaya organisasi maupun tata kelola. Seluruh kebijakan yang diambil, menurutnya, didasarkan pada data dan justifikasi yang rasional untuk mewujudkan tata kelola universitas yang semakin baik.
Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika FISIP untuk terus menjaga kekompakan dan membangun budaya akademik yang berorientasi pada gagasan, inovasi, dan kolaborasi.
“Great minds talk about ideas, average minds talk about events,” tutup Prof. Anter Venus.
Melalui lima arahan tersebut, Rektor berharap FISIP UPN “Veteran” Jakarta terus memperkuat budaya mutu, meningkatkan daya saing akademik, serta berkontribusi dalam mewujudkan visi universitas sebagai perguruan tinggi yang maju, unggul, dan mendunia.

