FisipUPNVJ — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Lulusan FISIP Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika (BTI), Selasa (8/9/2026). Jakarta, 8 September 2026

Kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi tersebut diikuti oleh 491 calon lulusan dari berbagai program studi di lingkungan FISIP UPNVJ. Sesi pagi yang berlangsung pukul 08.30–12.00 WIB diikuti 232 peserta, terdiri atas 189 mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi, 18 mahasiswa S1 Sains Informasi, dan 25 mahasiswa S2 Ilmu Komunikasi. Sementara itu, sesi siang yang berlangsung pukul 13.30–16.00 WIB diikuti 259 peserta, terdiri atas 156 mahasiswa S1 Ilmu Hubungan Internasional, 100 mahasiswa S1 Ilmu Politik, 2 mahasiswa S2 Hubungan Internasional, dan 1 mahasiswa S2 Ilmu Politik.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Senat FISIP UPNVJ, Dr. Nurdin, dan dihadiri oleh unsur pimpinan serta pengelola fakultas, antara lain jajaran Senat Fakultas, para Wakil Dekan, Koordinator Program Studi, dan Kepala Jurusan.

Pembekalan ini dirancang untuk mempersiapkan calon lulusan menghadapi dunia kerja sekaligus memberikan wawasan mengenai karier dan tantangan profesional yang akan mereka hadapi setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Pada sesi pertama, pembekalan menghadirkan Putri Oktaviani, News Anchor dan Reporter Kompas TV, yang menyampaikan materi mengenai pentingnya personal branding dalam menghadapi persaingan dunia kerja.

Narasumber, Putri Oktaviani

Putri menekankan bahwa perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia profesional. Namun, perkembangan tersebut tidak serta-merta menghilangkan peran manusia.

“AI sudah berkembang namun tetap tidak dapat menggantikan manusia secara keseluruhan,” ujar Putri.

Menurut Putri, perubahan dunia kerja membuat persaingan profesional semakin dinamis dan beragam. Karena itu, lulusan perlu memiliki identitas dan keunggulan yang dapat membedakan dirinya dari kandidat lainnya.

“Dunia kerja makin dinamis, persaingan makin variatif sehingga personal branding penting karena menjadi pembeda kita dengan yang lain,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para calon lulusan bahwa personal branding bukan sekadar membangun citra di hadapan publik, tetapi harus dibangun secara autentik dan berkelanjutan.

“Membangun personal branding harus jujur dan konsisten,” tegas Putri.

Sementara itu, sesi kedua menghadirkan Samti Wira W, Wakil Deputi Bidang Ekonomi FPD DPR RI, yang membahas pentingnya membangun value diri, khususnya bagi lulusan Ilmu Hubungan Internasional.

Narasumber,  Samti Wira W

Samti mengingatkan para calon lulusan untuk tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu menerjemahkan pendidikan yang telah ditempuh menjadi kompetensi yang memiliki nilai di dunia profesional.

“Berhentilah sekadar menjual ijazah, mulailah menawarkan ‘value’,” tegas Samti.

Menurutnya, perubahan teknologi dan perkembangan kecerdasan buatan akan membuat dunia kerja semakin dinamis. Sejumlah pekerjaan bahkan diperkirakan mengalami perubahan bentuk secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Karena itu, lulusan perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi, bukan justru melihat AI sebagai ancaman.

“Banyak pekerjaan hari ini yang bentuknya akan berubah total lima tahun lagi. Jangan bermusuhan dengan AI,” ujarnya.

Khusus bagi lulusan Hubungan Internasional, Samti mendorong agar bidang keilmuan yang dipelajari selama kuliah menjadi fondasi untuk mengembangkan kompetensi yang lebih spesifik.

“Jadikan HI sebagai pondasi, bukan batasan. Pahami isu global secara luas, tapi miliki satu keahlian teknis yang tajam—entah itu kebijakan iklim, analisis data, atau tata kelola digital,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya membuktikan kompetensi melalui karya nyata. Menurut Samti, lulusan perlu membangun portofolio yang dapat menunjukkan kemampuan mereka kepada calon pemberi kerja maupun pihak lain yang memiliki peluang profesional.

“Kumpulkan bukti kompetensi Anda dalam sebuah portofolio, dan jangan tunggu ditemukan—buat diri Anda pantas untuk dicari,” pesannya kepada para calon lulusan.

Melalui kegiatan ini, FISIP UPNVJ berharap para calon lulusan memiliki kesiapan yang lebih komprehensif untuk memasuki dunia profesional. Tidak hanya membawa bekal akademik, tetapi juga mampu membangun personal branding, mengenali dan menawarkan value diri, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta menunjukkan kompetensi melalui karya dan pengalaman yang relevan.

Pembekalan lulusan menjadi bagian dari upaya FISIP UPNVJ dalam mempersiapkan lulusan agar mampu menghadapi dinamika dunia kerja sekaligus mengembangkan karier secara berkelanjutan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

× Hubungi Kami