Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

FISIP UPNVJ – Sebanyak 20 perusahaan dan lembaga menghadiri gathering yang diadakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FISIP UPNVJ) untuk mitra kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang akan menjadi tempat magang bagi mahasiswa.

“Maksud dan tujuan gathering ini adalah bersilaturahmi dengan perusahaan dan lembaga mitra yang menjadi tempat magang mahasiswa dalam program MBKM. Magang menjadi perhatian kami karena menjadi syarat utama bagi mahasiswa untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi,” kata Pelaksana Tugas Dekan FISIP Dr. Kusumajanti dalam sambutannya di Laboratorium Diplomasi FISIP, Kampus UPNVJ Pondok Labu, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2023).

Kusumajanti mengatakan FISIP mengupayakan bermitra dengan sejumlah perusahaan dan lembaga agar mahasiswa dapat memiliki pengalaman praktis dan belajar langsung di dunia kerja melalui program magang. Melalui magang, mahasiswa diharapkan bisa memiliki kompetensi dan keahlian selain nilai-nilai akademik yang didapatkan dari pembelajaran di kampus.

Kemitraan dengan sejumlah perusahaan juga merupakan bagian dari upaya melakukan link and match antara UPNVJ dengan dunia kerja. Selama magang, mahasiswa akan didampingi dosen pembimbing yang mendampingi dari sisi akdemik, sementara pembimbing dari perusahaan atau lembaga mitra diharapkan dapat mendampingi dari sisi praktis.

“Kampus mungkin dianggap sebagai menara gading. Mungkin itu memang benar karena kami tidak tahu secara pasti apa yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Karena itu, kami merasa perlu bermitra dengan dunia kerja,” tutur Kusumajanti.

Program magang MBKM akan diikuti oleh mahasiswa semester lima atau enam selama kurang lebih enam bulan dan akan dikonversi menjadi 21 sistem kredit semester (SKS). Mahasiswa tidak akan mengikuti perkuliahan di kampus sehingga dapat belajar sepenuhnya di perusahaan atau lembaga yang menjadi tempat magang.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UPNVJ Dr. dr. Ria Maria Theresa, Sp.Kj, M.H menyambut baik upaya FISIP dalam menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan dan lembaga dalam kegiatan magang MBKM.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UPNVJ Dr. dr. Ria Maria Theresa, Sp.Kj, M.H

“Tanpa dukungan dari Bapak dan Ibu, program MBKM yang ditargetkan pemerintah kepada perguruan tinggi tidak akan dapat terlaksana. Terima kasih. Mudah-mudahan kolaborasi UPNVJ, terutama FISIP, bisa terlaksana dengan baik,” katanya.

Ria mengatakan salah satu target Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan pemerintah kepada perguruan tinggi adalah mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus. Melalui magang di luar kampus mahasiswa akan mendapatkan pengalaman dan kemampuan yang sesuai dengan dunia kerja.

“Teori di kampus akan berbeda dengan realitas di lapangan. Pengalaman magang akan memperkaya mereka. Saya titipkan mahasiswa kami kepada Bapak dan Ibu agar target IKU dapat terpenuhi,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Konsil LSM Indonesia Anick HT menyambut baik program MBKM, terutama kegiatan magang mahasiswa, yang menjadi penanda bahwa perguruan tinggi mulai memperhatikan lingkungan dan komunitasnya.

Direktur Eksekutif Konsil LSM Indonesia Anick HT

“Saya berharap ini menjadi stimulus awal sehingga kampus bisa memiliki link dengan berbagai lembaga untuk membangun Indonesia lebih baik di masa depan,” katanya.

Sedangkan Direktur PT Kazeto Putra Perkasa (Sekolah Kak Seto) Januar Malik mengatakan ada sebagian mahasiswa yang salah masuk jurusan karena tidak sesuai dengan minatnya. Kegiatan magang menjadi peluang bagi mahasiswa untuk masuk ke dunia kerja yang sesuai dengan minat mereka.

“Magang adalah proses terbaik untuk melakukan seleksi internal. Pengalaman kami di Sekolah Kak Seto, ada perbedaan signifikan antara mahasiswa yang belum tahu dunia kerja dengan mahasiswa yang pernah magang dan berorganisasi,” katanya.