FisipUPNVJ – Prodi Hubungan Internasional FISIP UPN “Veteran” Jakarta diundang oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta dalam seminar nasional yang mengangkat tema “Peningkatan Peran dan Fungsi Masyarakat dalam Melakukan Pengawasan Orang Asing dan Tenaga Kerja Asing Angkatan 1 Tahun 2026” yang berlokasi di Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat (23/6/2026). Materi dibawakan langsung oleh Guru Besar Fakultas Hukum UI, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., L/LM., Ph.D. dan Analis Keimigrasian Ahli Muda Ditjen Imigrasi DKI Jakarta, Mohamad Agus Sofani, S.Sos, M.H. Seminar nasional ini juga dihadiri oleh delegasi mahasiswa berbagai universitas seperti Universitas Indonesia, Universitas Al Azhar Indonesia, Universitas Nasional, dan UIN Syarif Hidayatulah. Tak hanya itu, Think Tank turut hadir meliputi Setara Institute, FPCI Indonesia, dan LAB 45.
Pada seminar nasional tersebut, materi diberikan secara interaktif dan penuh wawasan. Agus Sofani secara komprehensif memaparkan data-data keimigrasi yakni pada tahun 2026 wilayah DKI Jakarta menampung sekitar 7.801 imigran yang rata-rata berasal dari Eropa dan Asia. Para imigran tersebut datang dengan berbagai tujuan di antaranya pendidikan, pekerjaan, relasi pernikahan, hingga mengungsi dari konflik wilayah asalnya. Namun, tak sedikit di antara para orang asing yang menentap melakukan tindakan mudarat, Agus Sofani memaparkan salah satu kejadian meresahkan pernah terjadi di Tanah Abang ketika WNA Inggris bertindak merugikan dan tidak menghormati pengusaha cafe bahkan marwah bangsa Indonesia, sehingga dengan cepat berdasarkan laporan warga petugas imigrasi mengamankan dan mendeportasi pelaku.
Kejadian ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas level, tak hanya badan pemerintah maupun kepolisian saja, peran masyarakat menjadi sangat penting untuk mengawasi secara bijak bagaimana tindak-tanduk imigran asing sebagai upaya menjaga keamanan dan keharmonisan wilayah sekitar. Lebih lanjut, Hikmahanto turut memberikan penjelasan substansial bagaimana kontribusi masyarakat dalam upaya mengawasi orang asing dan tenaga kerja asing merupakan salah satu tanggung jawab kita sebagai warga negara untuk menjaga kedaulatan bangsa, tak dapat dipungkiri gelombang imigran yang masuk tak hanya membawa dampak positif tetapi juga dapat negatif. Meskipun Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi HAM, namun pemerintah perlu lebih berfokus pada prioritas-prioritas domestik yang sering kali masih diabaikan.
Dengan begitu, Hikmahanto menegaskan pentingnya upaya konkret dalam menangani imigran yang masuk ke Indonesia dengan diberlakukannya regulasi dan sanksi yang tegas jika didapati pelanggaran norma yang berpotensi merusak marwah bangsa.
Mahasiswa-mahasiswi Prodi HI UPNVJ yang menjadi delegasi turut menyambut baik dan antusias terhadap pemaparan materi terkait keimigrasian terkhusus di DKI Jakarta dan juga menjadi kesempatan berelasi dengan delegasi mahasiswa universitas dan LSM lainnya yang turut hadir.
Harapannya kegiatan-kegiatan positif seperti ini terus ditingkatkan sebagai salah satu upaya progresif menghidupi semangat tri dharma perguruan tinggi yakni pembentukan pemahaman mendalam terhadap ilmu pengetahuan yang tak hanya didapat di kelas saja tetapi juga ruang-ruang sosial lainnya.
