FisipUPNVJ — FISIP UPN “Veteran” Jakarta menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Federasi Serikat Pekerja Perfilman Indonesia (F-SPPI) dalam pengembangan kompetensi, penelitian, dan penguatan ekosistem ketenagakerjaan industri perfilman nasional.

Penjajakan kerja sama tersebut disampaikan F-SPPI melalui audiensi kepada pimpinan UPN “Veteran” Jakarta yang dilaksanakan pada Selasa, 22 September 2026. Audiensi diharapkan menjadi ruang dialog untuk memperkenalkan F-SPPI sekaligus membahas berbagai peluang kolaborasi antara organisasi pekerja perfilman dan perguruan tinggi.

“Lembaga pendidikan tinggi tidak bisa berdiri sendiri untuk memberikan dampak terbaik untuk masyarakat, oleh sebab itu butuh kerja bersama dengan masyarakat, dunia kerja dan dunia industri, terutama untuk industri kreatif seperti perfilman ini,” jelas Dr. Azwar, M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik, FISIP, UPN “Veteran” Jakarta dalam sambutannya yang disampaikan di Ruangan Nusantara 1, Gedung Rektorat UPN “Veteran” Jakarta, Kampus Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Lebih jauh Dr. Azwar, M.Si., menyampaikan bahwa UPN “Veteran” Jakarta mendukung tumbuh kembang industri kreatif karena ada beberapa program studi di UPN “Veteran” Jakarta yang terkait erat dengan industri kreatif tersebut.

Sementara itu Dr. Rizal Djibran, S.Sos., MM., Ketua Umum F-SPPI menyampaikan bahwa F-SPPI merupakan federasi yang menjadi wadah perjuangan dan representasi pekerja perfilman dari berbagai bidang profesi.

“Federasi menghimpun 10 serikat pekerja, yang mencakup profesi pemeran, tata kamera, manajemen produksi, artistik, media film dan televisi, sutradara, tata laga, penulis skenario, editor, serta tata suara,” ujar artis yang banyak memerankan film laga di televisi Indonesia tersebut.

Menurut Dr. Rizal Djibran, S.Sos., MM., kompleksitas industri perfilman membutuhkan perhatian terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan, mulai dari kepastian hubungan kerja dan kontrak, standar upah, waktu kerja, keselamatan dan kesehatan kerja, jaminan sosial, hingga perlindungan pekerja berbasis proyek. Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial juga menjadi tantangan baru bagi pekerja perfilman.

Dalam audiensi yang diusulkan, F-SPPI dan UPN “Veteran” Jakarta akan membahas sejumlah agenda kolaborasi. Di antaranya pengembangan kompetensi dan profesionalisme pekerja perfilman, penelitian mengenai ketenagakerjaan dan ekosistem industri perfilman, serta pelaksanaan program “Road to Campus” F-SPPI di UPN “Veteran” Jakarta.

Selain itu, F-SPPI membuka peluang pelibatan akademisi, dosen, mahasiswa, alumni, dan sivitas akademika UPN “Veteran” Jakarta dalam diskusi mengenai masa depan pekerja perfilman. Kolaborasi juga diarahkan pada penguatan hubungan antara dunia pendidikan, pekerja, dan industri perfilman serta penyusunan rekomendasi dan Blueprint Ketenagakerjaan Pekerja Perfilman Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, F-SPPI juga menyampaikan bahwa F-SPPI akan menyelenggarakan Deklarasi, Seminar Nasional, dan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Membangun Pilar Keadilan dan Profesionalisme di Industri Perfilman Nasional”. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Ballroom Luminor Hotel Jakarta.

Penjajakan kerja sama UPN “Veteran” Jakarta dengan F-SPPI tersebut diharapkan menjadi ruang dialog yang mempertemukan pekerja, pemerintah, legislatif, aparat penegak hukum, akademisi, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membahas persoalan ketenagakerjaan di sektor perfilman, termasuk peningkatan kompetensi serta dampak transformasi digital dan kecerdasan artifisial.

F-SPPI menilai perguruan tinggi, pekerja, dan industri merupakan tiga unsur penting dalam membangun ekosistem perfilman yang berkelanjutan. Karena itu, kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jakarta diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan realitas ketenagakerjaan pekerja perfilman di lapangan.

Penjajakan kerja sama ini juga diarahkan untuk membuka ruang kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan, riset, pengembangan profesi, serta penguatan ekosistem industri perfilman nasional. (*)

Tags:
× Hubungi Kami