FisipUPNVJ – Wali Kota Jakarta Barat, Dr. Iin Mutmainah, S.Sos. M.Si., hadir sebagai narasumber dalam Seminar Nasional Ilmu Komunikasi (Semnaskom) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Kamis (11/6). Acara bertempat di Auditorium FISIP, Gedung Muhammad Yamin, Kampus Pondok Labu, UPN “Veteran” Jakarta.
Walikota Jakarta Barat menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan komunikasi publik di era transformasi digital.
Seminar nasional bertajuk “Sinergi AI dan Public Relations: Menuju Komunikasi yang Adaptif dan Terukur” tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah, akademisi, dan mahasiswa dalam membahas peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memperkuat komunikasi publik, industri kreatif, serta ketahanan ekonomi masyarakat.
Dalam pemaparannya, Wali Kota Jakarta Barat menyampaikan bahwa teknologi AI bukan tujuan utama, melainkan alat bantu strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengembangan ekonomi masyarakat.
“Teknologi AI bukan hal utama dalam kehidupan kita, tetapi ia dapat membantu pelaku usaha dan industri kreatif meningkatkan efisiensi operasional, memahami perilaku konsumen, mengembangkan inovasi produk, hingga memperluas jangkauan pemasaran digital,” ujar Dr. Iin Mutmainah, S.Sos., M.Si.
Menurutnya, pemanfaatan AI harus diiringi dengan peningkatan literasi digital, etika penggunaan teknologi, serta kebijakan publik yang adaptif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah, lanjutnya, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan akademisi dan dunia pendidikan tinggi.
“Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, komunitas, dan media menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing,” tegasnya.
Wali Kota Jakarta Barat juga mengapresiasi inisiatif FISIP UPN Veteran Jakarta yang secara konsisten menghadirkan ruang diskusi akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan pemerintahan di era digital.
Sementara itu Rektor UPN Veteran Jakarta, Prof. Dr. Anter Venus, MA.Comm. dalam diskusinya dengan Walikota Jakarta Barat menyampaikan bahwa komunikasi yang berbasiskan kearifan lokal menjadi kunci suksi dalam komunikasi publik.
“Di Indonesia lebih dari 700 kata yang berakar dari kata ‘hati’ dan hal itu diturunkan secara konsisten dalam banyak istilah di Indonesia. Ini menunjukkan bepata komunikasi hati sangat penting dalam masyarakat Indonesia,” ujar Guru Besar Ilmu Komunikasi, FISIP, UPN Veteran Jakarta tersebut.
Seminar nasional ini menghadirkan akademisi dan praktisi sebagai narasumber, serta diikuti oleh mahasiswa dan peserta dari berbagai latar belakang. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memahami teori komunikasi, tetapi juga mampu menerapkannya secara kontekstual dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan perguruan tinggi, termasuk dalam bidang penguatan komunikasi publik, pengembangan industri kreatif, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. (*)
