FisipUPNVJ — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPN “Veteran” Jakarta) menyelenggarakan Internasional Seminar Ambassador and Expert Talk degan mengusung tema “The Middle East Conflict and The Future of the Multipolar World” pada Kamis, 16 April 2026 bertempat di Auditorium FISIP UPN “Veteran” Jakarta.

Dalam gelaran tersebut, hadir sebagai narasumber di sesi pertama, di antaranya H.E. Mohammad Boroujerdi selaku Islamic Republic of Iran Ambassador to Indonesia, H.E Sergei Gennadievich T selaku Russian Federation Ambassador to Indonesia, dan Muhammad Ma’ruf selaku Director Global Thinkers Institute (GTI).

Dalam pemaparannya, Mohammad Boroujerdi menyatakan bahwa dunia pasca perang tidak akan sama lagi. Kekuatan tunggal (uni-polar) yang selama ini mendominasi dipastikan akan runtuh, dan hal ini telah disadari oleh para aktor global. Perubahan ini menuntut semua pihak untuk segera mempersiapkan diri di segala aspek, baik politik, ekonomi, maupun keamanan.

“Wajah dunia hari ini tidak lagi mencerminkan keadilan atau kemanusiaan, melainkan hanya menonjolkan kekuatan. Hubungan antar-negara kini cenderung tidak lagi melalui koridor hukum internasional atau organisasi multilateral, melainkan melalui pemaksaan kehendak oleh pihak tertentu,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mohammad Boroujerdi juga memberikan klarifikasi terhadap narasi yang beredar di media barat. Ia menegaskan bahwa apa yang disajikan secara masif saat ini adalah propaganda dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Dan seperti yang diketahui bersama, hari ini banyak narasi yang tidak benar tersebar di banyak platform media. Hal ini tentu membuat khalayak dunia kebingungan, dan saya ingin menegaskan di kesempatan yang baik ini bahwa apa yang disajikan tersebut adalah propaganda dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Di akhir sesi, Dubes Iran tersebut mengajak para intelektual dan insan akademik di Indonesia untuk turut berperan aktif dalam menjernihkan informasi yang secara masif tersebar di banyak platform.

“Saya mengundang seluruh insan akademik di Indonesia untuk menyampaikan kepada publik tentang apa yang sebenarnya terjadi saat ini di Iran. Kebenaran harus disampaikan agar masyarakat dunia mendapatkan perspektif yang adil dan objektif,” tutupnya.

Kerabat Kerja

———————————

Penulis: Teddy Chrisprimanata Putra, S.T., M.Sos

× Hubungi Kami