FisipUPNVJ – Dalam konteks hubungan diplomasi, keprotokolan merupakan unsur yang strategis. Protokol tidak hanya sekadar berkaitan dengan pengaturan acara seremonial, tetapi juga menjadi bagian integral dari diplomasi, komunikasi politik, dan representasi negara di hadapan publik nasional maupun internasional.

Isu tersebut kemudian dibahas oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPN “Veteran” Jakarta) melalui forum yang bertajuk Diplomatic Protocol Insight dengan tema “Peran dan Profesionalisme Protokol dalam Praktik Kenegaraan” pada Senin, (4/5) bertempat di Auditorium FISIP UPN “Veteran” Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Azwar, M.Si selaku Wakil Dekan Bidang Akademik menyambut baik kegiatan ini karena menjadi upaya strategis dalam rangka meningkatkan profesionalisme mahasiswa FISIP UPN “Veteran” Jakarta dalam konteks keprotokolan.

“Terkhusus bagi mahasiswa, kegiatan ini sangatlah strategis karena dapat menunjang profesionalisme di dunia profesional setelah lulus nanti,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa menjaga hubungan baik dengan negara-negara lain adalah kewajiban semua pihak tanpa terkecuali. Menurutnya, kelompok intelektual harus hadir di titik-titik terkecil dalam rangka amanat konstitusi bangsa.

“Sebagai kelompok intelektual, kita harus hadir di titik-titik terkecil, dan bersama-sama mewujudkan amanat konstitusi bangsa “…dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, keadilan sosial…” terangnya.

Kegiatan Diplomatic Protocol Insight menghadirkan dua narasumber, yakni Oki Yanuar, S.IP., M.I.Sec selaku Kepala Subdirektorat Paspor Diplomatik dan Dinas pada Direktorat Konsuler Kemenlu RI dan Dr. Asep Kamaluddin Nashir selaku Dosen Prodi Hubungan Internasional UPN “Veteran” Jakarta.

Kerabat Kerja

———————————

Penulis: Teddy Chrisprimanata Putra, S.T., M.Sos.

Tags:
× Hubungi Kami