FisipUPNVJ — Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Institutional Visit ke Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia sebagai bagian dari program kerja strategis Kabinet Ruang Cita periode 2026/2027. Kegiatan ini mengusung tema “Peran Kekuatan Menengah dalam Multilateralisme dan Tata Kelola Global Kontemporer” dan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan akademisi serta peneliti kebijakan terkemuka di tingkat nasional. Jakarta Selatan, 26 Mei 2026.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Divisi Eksternal HIMAHI sebagai bentuk upaya nyata dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai dinamika hubungan internasional, khususnya terkait peran lembaga riset dan kebijakan dalam menjawab berbagai tantangan global kontemporer. Melalui kunjungan ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan para peneliti CSIS Indonesia mengenai isu-isu strategis yang berkembang di tingkat regional maupun internasional, sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis terhadap perkembangan politik global dan tata kelola internasional.

Sesi pemaparan materi dan diskusi menghadirkan tiga narasumber dari CSIS Indonesia, yakni Ibu Lina Alexandra selaku Kepala Departemen Hubungan Internasional, serta dua Peneliti Senior Departemen Hubungan Internasional, Bapak Muhammad Habib dan Bapak Andrew Mantong. Para narasumber membahas posisi Indonesia sebagai middle power serta bagaimana negara-negara kekuatan menengah memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan melalui kerja sama multilateral dan diplomasi internasional.

Dalam sesi diskusi, para narasumber memaparkan bahwa Indonesia memiliki peran yang signifikan di kawasan ASEAN melalui pendekatan diplomasi dan kerja sama regional, dengan lebih mengedepankan pendekatan normatif dan soft diplomacy dalam membangun hubungan dengan negara-negara Asia Tenggara. Diskusi juga menyoroti dinamika hubungan internasional di tengah persaingan kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok, serta pentingnya negara-negara seperti Indonesia dan Korea Selatan dalam membangun kerja sama strategis dan memperkuat hubungan multilateral agar tetap memiliki ruang gerak di tengah perubahan politik global yang terus berkembang.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab antara mahasiswa dan narasumber, di mana peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan serta pertanyaan seputar konsep middle power, peran ASEAN, hingga tantangan yang dihadapi negara-negara berkembang dalam tata kelola global kontemporer. Di sela kegiatan, pihak CSIS Indonesia juga menyampaikan informasi mengenai program magang yang terbuka dalam tiga gelombang pendaftaran bagi mahasiswa tingkat akhir maupun fresh graduate yang berminat pada isu politik, ekonomi, perubahan sosial, dan hubungan internasional.

Melalui Institutional Visit ini, HIMAHI UPNVJ berharap mahasiswa dapat memperoleh wawasan baru yang lebih luas serta semakin termotivasi untuk menggeluti kajian hubungan internasional dan dunia riset kebijakan di masa mendatang. HIMAHI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya CSIS Indonesia, yang telah menyambut dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan penuh keterbukaan dan antusias.

Kerabat Kerja

———————————————————————

Penulis: (Nadya Rianda Qadri) – Divisi Eksternal HIMAHI Kabinet Ruang Cita | Penyelaras Bahasa: (Sarah Novianti)

× Hubungi Kami