FisipUPNVJ – Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Universitas Pembangunan “Veteran” Jakarta (UPNVJ) bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sumatera Barat menggelar pelatihan bertajuk Digitalisasi Informasi Kebencanaan melalui Media Sosial di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang (UNP), Senin (29/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menyampaikan informasi kebencanaan secara cepat, akurat, dan mudah dipahami melalui platform digital.
Pelatihan menghadirkan praktisi komunikasi digital, Haura Asqo Balqis, S.I.Kom., sebagai narasumber dengan moderator Chairun Nisa Zempi, M.A. Peserta terdiri atas anggota dan pengurus FPRB Sumatera Barat serta mahasiswa yang mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik pembuatan konten media sosial, hingga evaluasi hasil pelatihan.
Dalam pemaparannya, Haura menekankan bahwa media sosial tidak lagi sekadar menjadi ruang berbagi informasi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu instrumen penting dalam komunikasi risiko kebencanaan. Menurutnya, penyampaian informasi yang tepat waktu, kredibel, dan mudah dipahami masyarakat dapat berkontribusi pada peningkatan kesiapsiagaan sebelum, saat, maupun setelah terjadinya bencana.
Materi pelatihan mencakup strategi komunikasi risiko di era digital, pengelolaan media sosial untuk edukasi kebencanaan, pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam produksi konten, teknik pembuatan konten visual beserta caption edukatif, hingga strategi untuk meningkatkan jangkauan dan keterlibatan audiens pada konten kebencanaan.
Selain memperoleh materi konseptual, peserta juga mengikuti sesi praktik penyusunan konten edukasi kebencanaan yang disesuaikan dengan karakteristik media sosial. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan peserta dalam menghasilkan informasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik, sehingga lebih efektif menjangkau masyarakat luas.
Pelaksanaan pelatihan merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat di bidang komunikasi kebencanaan yang berfokus pada penguatan literasi digital bagi organisasi kebencanaan. Inisiatif ini sekaligus mendukung upaya pengurangan risiko bencana melalui penguatan komunikasi publik berbasis teknologi digital.
Melalui kegiatan ini, FPRB Sumatera Barat serta mahasiswa diharapkan semakin siap memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi kebencanaan yang berkelanjutan. Pelatihan juga ditargetkan menghasilkan contoh konten edukasi kebencanaan, rekomendasi strategi digitalisasi informasi bagi organisasi, serta memperkuat jejaring kolaborasi komunikasi kebencanaan di Sumatera Barat.
Dengan meningkatnya kapasitas digital para pengurus dan anggota FPRB, penyebaran informasi mitigasi bencana diharapkan dapat berlangsung lebih efektif sehingga mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi berbagai potensi bencana.
Kerabat kerja:
—————————–
Penulis : Dr. Yudie Aprianto

